Jumat, 10 Januari 2014

Windows dan Linux




Pada dasarnya agar komputer dapat digunakan haruslah terdiri dari suatu kesatuan sistem yang terdiri dari 3 komponen utama, yaitu hardware (perangkat keras), software (perangkat lunak) dan brainware. Hardware adalah sejenis perangkat fisik komputer yang menjadi inti dari sumber daya sebuah komputer tersebut. Perangkat fisik dari sebuah komputer adalah bagian yang dapat dilihat dan disentuh. Contoh dari hardware antara lain adalah monitor, keyboard, processor dan lain sebagainya. Jika dilihat menurut fungsinya, hardware di klasifikasikan mejadi 4 golongan yang meliputi Input Device (perangkat keras masukan), Processing Device (Perangkat keras pemrosesan), Output Device (Perangkat keras keluaran), dan Storage Device (Perangkat keras penyimpanan).
Software merupakan program berupa kode-kode dan perhitungan matematis yang dapat dimengerti oleh perangkat keras komputer (hardware) yang disesuaikan dengan tujuan dan fungsinya agar komputer tersebut dapat dioperasikan oleh brainware. Apabila dimisalkan seorang manusia, hardware merupakan raga atau fisiknya dan software merupakan jiwa atau ruhnya sedangkan brainware merupakan akal pikiran yang mengendalikannya. Software secara umum dibagi menjadi “program aplikasi” dan “sistem operasi”. Program aplikasi adalah program yang digunakan oleh pengguna untuk menyelesaikan suatu tugas tertentu misalnya untuk hiburan, menyetel video, pengolah grafis, pengolah kata, pengolah angka dll. Contoh perangkat lunak aplikasi yang sering digunakan adalah MS Word, MS Word digunakan sebagai perangkat pengolah kata yaitu membuat surat, makalah dan lain sebagainya.

Brainware biasa juga disebut dengan user atau pengguna, merupakan manusia atau program yang menggunakan dan mengoperasikan komputer. Pada umumnya brainware adalah seorang manusia yang mengoperasikan komputer. Namun sebenarnya brainware bukan hanya manusia, software semisal program aplikasi juga dapat bertindak sebagai brainware. Ketiga komponen sistem komputer tersebut dibutuhkan dalam sebuah kesatuan yang utuh untuk menjalankan komputer agar dapat berfungsi. 
Sistem operasi bisa dikatakan merupakan program yang menghubungkan semua komponen sistem komputer tersebut. Sistem operasi dapat diibaratkan sebuah jembatan yang menghubungkan antara brainware, software aplikasi dan hardware agar dapat saling berkomunikasi.Sebuah sistem operasilah yang mengatur hardware komputer, dengan menyediakan landasan untuk aplikasi yang berada di atasnya, serta bertindak sebagai penghubung antara brainware dengan hardware. Sistem operasi bertugas untuk mengendalikan (kontrol) serta mengkoordinasikan pengunaan hardware untuk berbagai program aplikasi yang digunakan brainware.
Sistem operasi merupakan software pada lapisan pertama yang diletakan didalam memori utama pada saat komputer pertama kali dinyalakan. Sedangkan software lainnya baru diaktifkan setelah sistem operasi berjalan, sistem operasi akan menyediakan layanan inti umum bagi software-software itu. Layanan inti tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, scheduling task, dan memberikan antar muka bagi user. Software-software lainnya tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilakukan dan dilayani oleh sistem operasi. Bagian kode (source code) yang melakukan tugas-tugas inti umum dan berjalan setiap saat disebut dengan “kernel” dalam sistem operasi.
8 fungsi  sistem operasi :
Resource Manager : Mengalokasikan sumber daya, maksud sumber daya disini adalah hardware seperti memori, CPU, Printer, disk drive dan perangkat lainnya.
Coordinator : menyediakan fasilitas sehingga aktivitas yang kompleks dapat diatur untuk dikerjakan dalam urutan yang telah disusun sebelumnya.
Interface : sebagai perantara antara pengguna (user) dengan hardware untuk menyediakan lingkungan yang bersahabat atau mudah digunakan (User Friendly). Pengguna tidak akan dikhawatirkan dan dirumitkan oleh bahasa mesin atau perangkat level bawah.
Guardian : menyediakan kontrol akses yang melindungi file dan memberi pengawasan pada pembacaan/penulisan/eksekusi data dan program.
Gatekeeper : mengendalikan siapa saja yang berhak masuk (log) kedalam sistem dan mengawasi tindakan apa saja yang dapat mereka kerjakan ketika telah log dalam sistem.
Optimizer : menjadwal pemasukan (input) oleh pengguna, pengaksesan basis data, proses komunikasi, dan pengeluaran (output) untuk meningkatkan kegunaan.
Accountant : mengatur waktu CPU (CPU time), penggunaan memori, pemanggilan perangkat I/O (masukan/keluaran), disk storage dan waktu koneksi terminal.
Server : untuk menyediakan layanan yang sering dibutuhkan pengguna, baik secara eksplisit maupun implisit, seperti mekanisme akses file.
Linux dan Windows sebenarnya sama-sama merupakan suatu system operasi komputer. Hanya saja linux merupakan system operasi terbuka (open source) yang berarti system ini gratis dan bisa dikembangkan oleh siapa saja. Sedangkan Windows adalah system operasi tertutup (komersial) yang berarti pada system ini kita harus membeli lisensi dari perusahaan yang membuatnya (microsoft)jika kita ingin menggunakannya, dan juga system ini tidak bisa dikembangkan oleh pihak lain. Karena Linux dapat dikembangkan oleh banyak orang karena sifat open sourcenya itu, maka Linux mempunyai banyak macam. Macam-macam itu di sebut “Distro”. Alasanya karena pengembanganya tidak dilakukan oleh satu orang atau perusahaan melainkan oleh banyak orang. Di windows pun juga begitu sama-sama memiliki banyak macam, tapi macam-macam itu disebut “versi” karena pengembanganya hanya dilakukan oleh satu perusahaan saja yaitu Microsoft.
Berikut adalah beberapa perbedaan antara Linux dan Windows :

Dari segi tampilan
Linux 
Tampilan di linux sebenarnya hampir sama dengan tampilan pada windows. Hanya saja tampilan di linux sedikit monoton.
Windows 
Tampilan pada Windows lebih berfariasi, tampilan Windows bisa kita ubah sedemikian rupa sesuai dengan yang kita inginkan. 

Dari segi ketahanan
Linux 
Untuk segi keamanan Linux terkenal tahan akan serangan virus, tetapi bukan berarti Linux bebas dari virus, tapi virus itu tidak bisa berkembang seperti halnya virus pada Windows.
Windows 
Berbeda dengan Linux, windows lebih rentan terkena virus. Virus pada Windows mudah dengan cepat berkembang, karena sifat komersialnya (tertutup) dan Windows juga rentan terkena serangan hacker.

Dari segi harga
Linux 
Dilihat dari harganya, harga Linux cukup terjangkau. Hal itu disebabkan oleh sifat open source pada Linux, biaya yang perlu di keluarkan hanyalah biaya untuk akses internet yang di gunakan untuk mendownload OS linux tersebut.
Windows 
Jika harga linux murah karena sifat open sourcenya, berbeda lagi denganWindows, harga OS Windows cukup mahal. Tapi mengapa Windows tetap laris di oasaran? Itu karena kebutuhan dan sifat user friendly pada Windows yang menjadikan Windows tetap laris di pasaran. Dan karena cukup mahal harga OS Windows banyak pihak yang membajak.

Dari segi panggunaan
Linux 
Dengan ketahanan Linux terhadap virus dan juga source codenya yang dapat dengan mudah diubah dan di tambah menjadikan Linux sering di gunakan untuk sistem administrator.
Windows 
Biasa digunakan oleh pelajar dan pekerja untuk membuat laporan. Karena tampilan yang sudah familiar di kalangan pelajar. Dan karena interface pada windows yang mudah untuk pengoperasiannya.

Dari segi instalasi dan kelengkapan program
Windows 
Sistem operasi, itu sebabnya Windows   tidak  menyediakan   banyak   program setelah diinstal. Kalaupun ada mungkin Anda hanya akan menemukan Internet Explorer, Media Player, Notepad, dan beberapa program kecil lainnya.
Linux 
Suatu sistem operasi, tetapi Linux disertai dengan banyak program didalamnya. Setelah diinstal, Anda akan menemui banyak program dari hampir semua kategori program. Sebut saja kategori Office Suite, Multimedia (Sound, Video, Graphics), Internet (Browser, Email, Chat, Downloader, Messenger, Torrent, News), 3D, Games, Utility, dll.

Dari segi sistem file
Windows 
Menggunakan FAT dan NTFS. Windows tidak membedakan penggunaan nama file dengan huruf besar dan huruf kecil (case insensitive). Windows mengenal juga istilah drive untuk device dan partisi. Windows memiliki MyComputer sebagai root, yang didalamnya terdapat berbagai drive dan device. Windows juga tidak bisa membaca file sistem Linux (tanpa memanfaatkan program terpisah). Di sistem file, ekstensi nama file di Windows memiliki peranan penting. 
Linux 
Menggunakan ext2, ext3, reiserfs, xfs, jfs dan lain sebagainya. Linux dapat membaca dan menulis ke FAT32, dan dapat membaca dan  menulis NTFS (eksperimental dan memanfaatkan proyek terpisah). Linux membedakan penggunaan huruf besar dan kecil dalam berbagai aspek penggunaan sistem operasi. Di Linux, istilah drive tidak digunakan. Yang digunakan adalah direktori biasa. Apabila dibandingkan dengan Windows, Linux mengenal direktori root (disimbolkan dengan /), yang didalamnya terdapat berbagai direktori dan device. Di Linux,ekstensi nama file tidak memiliki peranan penting.

Dari segi  sistem distribusi
Windows 
Hanya mengenal satu distribusi  yaitu Microsoft.
Linux 
Mengenal banyak distribusi yang merupakan kumpulan kernel Linux, pustaka – pustaka sistem, dan software – software yang dibungkus dengan prosedur tertentu. Yang membedakan antar distribusi bisa saja pada semua bagian tersebut (kernel yang berbeda versi dan pengaturan, software dan pustaka yang berbeda), termasuk prosedur pemaketannya. 

Kelebihan dan Kekurangan
WINDOWS
Microsoft Windows adalah sistem operasi komputer berbasiskan GUI yang paling banyak digunakan oleh user dunia. Awal mula munculnya Windows yaitu dari QDOS (Quick and Dirty Operating System) yang ditulis oleh TIM Paterson dari Seattle Computer pada tahun 1980. Kemidian Bill Gates dari Micrasoft membeli lisensi QDOS dan pada tahun 1981 diganti nama menjadi MS-DOS. Dan sekarang perkembangan windows mengalami perubahan yang signifikan dari awal mula munculnya windows. Adapun kelebihan dan kekurangannya adalah sebagai berikut :
Kelebihan :
•  Sistem operasi yang user-friendly. Mudah untuk digunakan, karena para pengguna sudah terbiasa dengan tampilan windows. GUI yang familiar sehingga pengguna lebih nyaman berada didepan layar monitor. Digunakan oleh mayoritas pengguna komputer di dunia.
• Dukungan hardware yang lengkap, aplikasi bagi platform Windows lebih banyak. dukungan perangkat dari driver yang lebih baik. Banyak aplikasi yang kompatibel dengan windows. Banyak didukung oleh vendor hardware dan software.
•  Memiliki pengaturan control akses yang canggih dibandingkan dengan sistem operasi yang lain, dikarenakan tidak semua orang dapat mengakses data secara bebas terhadap semua objek tertentu.
•  Mendukung sistem berkas partisi dengan fomat FAT, FAT16, FAT32, NTFS, juga ISO9660.
•  Mendukung Sistem Berkas Terenskripsi ( EFS ). Sistem ini digunakan untuk memproteksi data- data yang penting agar tidak dapat di buka oleh user lain apalagi komputer lain.
•  Pengguna bisa menjalankan lebih dari satu aplikasi pada saat yang bersamaan
•  Pengguna bisa membuka lebih dari satu file dalam waktu yang bersamaan
• Pengguna bisa sharing dari data aplikasi yang lain dengan mudah.
Kekurangan :

• Mudah sekali tertular virus.
• Harga lisensi terlalu mahal dan tidak dapat dijangkau oleh user secara keseluruhan.
• Instalasi yang lebih sulit dibandingkan sistem operasi linux
• Space hardisk yang dibutuhkan besar.
• Sistem security yang lemah dan mudah dijebol oleh para hackers.
• Membutuhkan memori fisik besar.
• Membutuhkan kecepatan prosesor yang tinggi.
• Membutuhkan perawatan yang terus menerus dan prosedur yang sesuai dengan panduan yang ada saat menggunakannya.

LINUX
Linux diciptakan oleh Linus Torvalds pada tahun 1991 di Finlandia, saat itu Linus adalah seorang mahasiswa ilmu komputer di Universitas Helsinki. Pada awalnya Linux masih sangat sederhana dan belum memiliki kekuatan seperti UNIX komersial yang telah mapan. Tetapi dengan bantuan para hacker, Linus terus mengembangkan Linux dan akhirnya memiliki kemampuan yang dapat disejajarkan dengan sistem opersi komersial lainnya. Lisensi Linux dipegang oleh Linus Torvalds sebagai penghormatan atas hasil jerih payahnya mengembangkan Linux.
Linux mempunyai pendistribusian yang berisi kumpulan aplikasi-aplikasi yang khusus digunakan oleh Linux dan berusaha untuk menggabungkannya sehingga dapat menjadi sistem operasi yang berbasis Linux yang sering disebut distro Linux. Ada beberapa distro Linux yang telah berkembang yaitu Suse, Debian, Redhat, Ubuntu, Mandrake, Slackware, Blankon, dll. Kelebihan utama yang dimiliki oleh Linux adalah pada sistem jaringannya. Adapun kelebihan dan kekurangan OS Linux adalah sebagai berikut :
Kelebihan :
• Sistem operasi yang tahan tertular virus.
• Linux sangat stabil, sehingga menjadi platform mayoritas bagi server internet, hingga industri perfilman.
• Linux sangat baik digunakan untuk jaringan.
• Linux merupakan sistem operasi bebas dan terbuka. Sehingga dapat dikatakan, tidak terdapat biaya lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux.
• Linux adalah sistem operasi yang murni multiuser dan multitasking.
• Linux bisa berinteraksi dengan operating system lain dengan cara : kompabilitas file system, kompabilitas network, dan emulasi (simulasi) operating system.
• Virtual memory membuat linux mempunyai kemampuan untuk menjalankan program – program yang lebih dari seharusnya karena penggunaan swap memori..
• Skalabilitas artinya linux bisa berjalan dari komputer 286 XT sampai dengan mesin sebesar Beowulf clusters dengan multi prosesor 16 buah.
• Stabilitas, Linux sangat luar biasa stabil, jika dikonfigurasi dengan benar, system linux akan hidup terus menerus hingga hardwarenya tidak memadai (rusak), lain dengan windows yang memerlukan reboot berkala untuk menjaga stabilitas. Salah satu yang mendasari stabilitas ini adalah penomoran versi dari shared libraries, kebanyakan aplikasi windows menginstall versi-versi baru dari dynamic link libraries (DLL), yang mengakibatkan aplikasi lain yang menimpa versi lain dari DLL tersebut tidak berfungsi dengan semestinya. Linux juga mewarisi tradisi UNIX dengan mendukung adanya file permission (izin file), yang dapat mencegah pengubahan atau penghapusan file tanpa izin dari pemiliknya, karena itu, virus pada dasarnya tidak dikenal di dunia linux.
• Didukung oleh ribuan programmer di seluruh dunia, jadi kalau ditemukan bug cepat untuk mendapatkan solusinya, bahkan dalam hitungan jam kalau ditemukan bug, workaround sudah tersedia untuk di download.
• Paket Linux merupakan satu kesatuan artinya, saat instalasi tergantung keinginan pemakai.
• Sudah mulai banyak didukung oleh vendor hardware maupun software dunia meskipun masih kalah dengan windows.
Kekurangan :
• Operating system yang agak sulit untuk dipelajari terutama bagi yang tidak mempunyai dasar komputer yang kuat.
• Aplikasi yang tersedia belum sebanyak windows.
• Operating system yang tidak sepenuhnya GUI(Graphical User Interface) meskipun sudah menggunakan X-Windows seperti GNOME dan KDE.
• Nama-nama paket program antara distro satu dengan distro lainnya berbeda beda. Seperti paket Yaz.tar.gz.rpm.krpm.deb dan lain -lain.
• Masih belum banyak software yang cocok dijalankan di Linux.
• Beberapa hardware yang sepertinya sulit untuk menyediakan driver untuk Linux

Tidak ada komentar:

Posting Komentar